back to niriah

Book

M-Gunawan-Yasni-Books

KUMPULAN INFORMASI KESEHATAN IBU & ANAK

HIMBAUAN ALLAH SWT, DAN RASUL-NYA TENTANG KEWAJIBAN KITA MEMELIHARA KESEHATAN IBU DAN ANAK:

“DAN HENDAKLAH TAKUT KEPADA ALLAH ORANG - ORANG YANG SEANDAINYA MENINGGALKAN DI BELAKANG MEREKA ANAK - ANAK YANG LEMAH , YANG MEREKA KHAWATIR TERHADAP (KESEJAHTERAAN) MEREKA . OLEH SEBAB ITU HENDAKLAH MEREKA BERTAKWA KEPADA ALLAH DAN HENDAKLAH MEREKA MENGUCAPKAN PERKATAAN YANG BENAR “. Annisa (4) : 9

“PARA IBU HENDAKLAH MENYUSUKAN ANAK - ANAKNYA SELAMA DUA TAHUN PENUH , YAITU BAGI YANG INGIN MENYEMPURNAKAN PENYUSUAN . DAN KEWAJIBAN AYAH MEMBERI MAKAN DAN PAKAIAN KEPADA PARA IBU DENGAN CARA YANG MAKRUF . SESEORANG TIDAK DIBEBANI MELAINKAN MENURUT KADAR KESANGGUPANNYA . JANGANLAH SEORANG IBU MENDERITA KESENGSARAAN KARENA ANAKNYA DAN SEORANG AYAH KARENA ANAKNYA , DAN WARISPUN BERKEWAJIBAN DEMIKIAN . APABILA KEDUANYA INGIN MENYAPIH ( SEBELUM DUA TAHUN ) DENGAN KERELAAN KEDUANYA DAN PERMUSYAWARATAN , MAKA TIDAK ADA DOSA ATAS KEDUANYA . DAN JIKA KAMU INGIN ANAKMU DISUSUKAN OLEH ORANG LAIN , MAKA TIDAK ADA DOSA BAGIMU APABILA KAMU MEMBERIKAN PEMBAYARAN MENURUT YANG PATUT . BERTAKWALAH KAMU KEPADA ALLAH DAN KETAHUILAH BAHWA ALLAH MAHA MELIHAT APA YANG KAMU KERJAKAN”. Albaqarah (2) : 233

Al ummu madrosatul awlaad.

Artinya: Para Ibu sekolahnya anak-anak.

(HR. Bukhori & Muslim)

Kekurangan gizi merupakan 60 % penyebab kematian bayi dan Balita dimana penyebab langsungnya adalah dehidrasi diare dan infeksi saluran pernapasan atas. Sebenarnya penyebab kematian Balita tersebut relatif mudah untuk dicegah asalkan didiagnosis secara dini, dan juga mudah diobati apabila tindakan pengobatan yang diberikan tepat.

cover-gianyar1.jpgKami berharap buku ini akan dapat membekali kader posyandu dengan berbagai informasi tentang kesehatan ibu dan anak agar dapat membantu para ibu Balita memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka, dengan menerapkan prinsip efektifitas biaya kesehatan anak yang dikeluarkan keluarga.

Secara alami setiap ibu mempunyai keterbatasannya sendiri-sendiri, oleh karena itu, kami yakin bahwa hal yang paling penting dari seorang kader posyandu adalah kemampuan kader untuk mendengar dengan penuh pengertian dan berempati terhadap masalah ibu Balita. Juga kemampuan kader untuk memberikan nasehat yang dibutuhkan yang terkait dengan segala keterbatasan para ibu Balita, khususnya keterbatasan ekonomi hidup.

Modul ini disusun berdasarkan kebutuhan kader dan disesuaikan dengan kondisi saat ini yang ditemui di lapangan. Dikutip dari berbagai bahan bacaan, informasi di internet, dan kumpulan materi pelatihan kader yang telah dilaksanakan di Gianyar, Solok serta Kebumen, dan ditulis dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh kader.

asmilia-makmur.jpgBerlatar pendidikan perawat, Departemen Kesehatan RI Solok, Sumatera Barat pada 1993 dan lulus di tahun 1996. “Mba Emil..” begitulah teman-teman memanggilnya di sela-sela pengerjaan Program Revitalisasi Posyandu yang di selenggarakan oleh Yayasan Kartika Soekarno Foundation (KSF) bekerjasama dengan beberapa pemerintah daerah di Indonesia. Antara lain Pemerintah Kabupaten Gianyar - Bali, Pemerintah Kabupaten Kebumen - Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Solok - Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Blitar - Jawa Timur.

take-good-care.jpgSebagai personel yang memfasilitasi “political meeting” antara KSF dengan Bupati/ Walikota calon daerah yang akan didukung oleh KSF waktu pertama kali membuka kerjasama dengan mereka, juga “coordination meeting” dan melakukan supervisi ke Posyandu untuk memantau progress program. Kini Asmilia Makmur Yasni tengah sibuk dalam program Pasca Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Gelar sarjana dan diploma pun diraih pada institusi yang sama. Yang Insya Allah dapat terselesaikan pertengahan tahun 2009. bravo mba emil..

Post DIPOSTING OLEH Reza Agusti | May 18, 2008

6 Responses to “KUMPULAN INFORMASI KESEHATAN IBU & ANAK”

  1. good, salam kenal

  2. salam kenal,saya salut dengan program yang diadakan oleh KSF.dengan adanya kepedulian pihak swasta terhadap posyandu,maka akan menigkatkan kesejahteraan balita.
    saya juga seorang pengelola posyandu,bahkan 10 posyandu.yang menjadi kendala adalah saat ini ketersediaan dana yang minim.sehingga posyandu yang ada hanya jalan ditempat.saya juga mau tanya apakah tidak ada program KSF dijatim?
    trimakasih atas respon yang akan diberikan.

  3. salam kenal, artikel yg bagus, bisa saya kutip artikelnya?

  4. To Gitawati,
    Salam kenal juga… thanks.

  5. To Nurin,
    Wah senang sekali bisa kenal dengan teman-teman yang care Posyandu, semoga kita selalu semangat meskipun ketersediaan dana minim :D
    Sebenarnya tidak perlu dana banyak agar sebuah Posyandu tidak jalan di tempat, sesuai dengan prinsipnya Posyandu adalah upaya kesehatan berbasiskan masyarakat, maka yang harus kita lakukan adalah melibatkan masyarakat terutama masyarakat berlebih rezkinya untuk menjadi ‘orangtua asuh’ Posyandu. Ajak mereka untuk berfikir bagaimana caranya menciptakan kegiatan-kegiatan yang menarik minat anak dan ibu untuk datang ke Posyandu, misalnya, Anda meminta guru TK/ PAUD (selaku bagian dari masyarakat juga) untuk mengajarkan kader Posyandu cara membuat alat permainan edukatif berbahankan limbah rumah tangga, misal sedotan, kotak susu bekas, gelas minuman mineral bekas, kalender meja bekas, kapas, kacang ijo dan lain sebagainya.
    Ya, KSF ada di Kota Blitar dan Kab. Gresik, Anda bisa jalan-jalan ke sana untuk melihat program tersebut. Pintu masuk di daerah tersebut adalah Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Dinas Kesehatan.
    Selamat berkarya…

  6. To Lenny,
    Salam juga…
    Silahkan… semoga bisa bermanfaat!

Leave a Reply